- FAQs
- Articles
- Testimony
- Expert
- Usage
Mengapa produk pupuk migroGREEN ini berbeda (lebih unggul) dibandingkan produk yang lain?
Karena pupuk ini menggunakan mikro organisme dengan strain terbaru. Proses produksi dengan kontrol kualitas yang sangat ketat oleh orang-orang yang ahli pada bidangnya. Bahan baku yang digunakan sudah memiliki sertifikat dari Sucofindo. Kemasan yang digunakan eksklusif (tidak ada dipasaran), sehingga keaslian produk pupuk migroGREEN sampai ke tangan konsumen lebih terjamin.
Antara Pupuk Kimia, Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
Seperti namanya pupuk kimia adalah pupuk yang dibuat secara kimia atau juga sering disebut dengan pupuk buatan. Pupuk kimia yang sering digunakan antara lain Urea dan ZA untuk hara N; pupuk TSP, DSP, dan SP-26 untuk hara P, Kcl atau MOP untuk hara K.
Bapak Tala bin Ino adalah Ketua Kelompok Tani Harapan Mandiri, yang beralamat di Dusun Sumur Batu RT 02/02, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Beliau menanam padi jenis Cidende; setelah menggunakan pupuk hayati migroGREEN, tanaman padinya menjadi lebih sehat, tahan hama, lebih tinggi, bulir padi lebih besar dan lebih banyak.
|
Under Constructions Maaf, web masih dalam perbaikan |
PADI
Pratanam, Setelah tanah diolah, semprotkan larutan pupuk hayati migroGREEN secara merata pada lahan (becek). Tahap ini dibutuhkan 2 liter pupuk hayati migro green/Ha. Biarkan selama 3 hari, kemudian siap tanam.
Pupuk Hayati Migro Green


Keunggulan Pupuk Hayati Migro Green dibanding Pupuk yang lain
Pupuk Hayati Migro Green menggunakan mikro organisme dengan strain terbaru. Proses produksi dengan kontrol kualitas yang sangat ketat oleh orang-orang yang ahli pada bidangnya. Bahan baku yang digunakan sudah memiliki sertifikat dari Sucofindo. Kemasan yang digunakan eksklusif (tidak ada dipasaran), sehingga keaslian produk pupuk sampai ke tangan konsumen lebih terjamin.
• Hemat pupuk (kimia dan kandang) hingga 50%.
• Meningkatkan jumlah & mutu hasil pertanian.
• Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.
• Panen lebih cepat.
• Memperbaiki dan menjaga kesuburan lahan pertanian.
• Mampu menguraikan pestisida yang jatuh di tanah.

- Azotobacter sp. Bertugas / berfungsi untuk melindungi atau menyelimuti hormon tumbuh yang terdapat dalam dan juga berfungsi sebagai mikroba penambat N (nitrogen) dari udara bebas.
- Azospirillium sp. Berfungsi sebagai penambat N (nitrogen) dari udara bebas untuk diserap oleh tanaman, serta menghasilkan hormon tumbuh IAA (Indole Acetid Acid).
- Pseudomonas sp. Menghasilkan enzim pengurai yang disebut lignin dan berfungsi juga untuk memecah ikatan zat-zat kimia yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya serta melarutkan fosfat yang terikat dalam mineral liat tanah menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman. Selain itu dapat membantu proses dekomposisi, serta dapat mengurai residu pestisida yang jatuh didalam tanah.
- Lactobacillius sp. Berfungsi untuk membantu proses fermentasi bahan organik menjadi senyawa-senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman.
- Bacillus sp. Bacillus polymiyxa dapat menghasilkan fitohormon yang berpotensi untuk mengembangkan sistem pertanian yang berkelanjutan. Fitohormon yang dihasilkan bakteri tanah dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara tidak langsung fitohormon dari bakteri ini dapat menghambat organisme patogen pada tanaman, sedangkan pengaruh secara langsung fitohormon tersebut adalah untuk meningkatkan petumbuhan tanaman dan dapat bertindak sebagai fasilitator dalam penyerapan beberapa unsur hara dari lingkungan.
- Rhizobium sp. Merupakan bakteri penambat Nitrogen dari udara, yang bersimbiotik dengan akar tanaman (inang), tanaman-tanaman tersebut adalah kacang-kacangan dan tanaman jenis leguminase, menghambat pertumbuhan bakteri patogen serta memproduksi alfa amilase, beta-glucanase, protease dan hemi-selulosa.
- Streptomyces sp. Berfungsi menghasilkan antibiotik, vitamin, enzim dan antioksidan.
Penghematan
Penggunaan pupuk hayati Migro Green dapat menghemat penggunaan pupuk kimia sampai dengan 50%. Perlu diketahui bahwa kandungan udara di sekitar kita adalah 79% Nitrogen dan 21% Oksigen. Mikroba yang terdapat dalam, ada yang berfungsi sebagai penambat N dari udara. Kemudian terdapat juga bakteri selulolitik, bakteri ini berfungsi mendegradasi selulosa yang berasal dari jerami, daun-daun atau bahan-bahan organik lain. Hasil dari pendegradasian tersebut, akan mendapatkan K dan unsur lain. Kandungan P di tanah Indonesia menurut hasil penelitian para ahli tanah adalah masih banyak atau jenuh karena unsur tersebut masih terikat oleh mineral liat tanah, jadi tidak dapat termanfaatkan langsung oleh tanaman. Hasil penelitian di lapangan bahwa dengan 6 liter migrogreen dapat menghasilan N 100 kg atau setara dengan urea 220 kg, K 70 kg setara dengan 110 kg KCL dan 50 P, karena ada penambahan mikroba untuk N ada Rhisobium dan untuk selulolitik ada tambah streptomyces sp , hal inilah yang menjadi acuan mengapa setelah menggunakan dapat meng-hemat penggunaan pupuk kimia.

info@greenlite.co.id